SAMPANG, Pilarpos.id – Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al Baidhowiyah menggelar Haul Masyayikh pertama. Tempatnya di Desa Bira Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Jumat (29/09/2023).
Sedikitnya tidak kurang dari 800 (delapan ratus) alumni dan simpatisan mengikuti jalannya acara istighosah yang diselenggarakan setiap satu tahun sekali tersebut.
Pengasuh Pondok Pesantren Al Baidhowiyah KH. Mahrus Ali menyampaikan, acara tersebut merupakan acara rutin yang diselenggarakan oleh pondok pesantren. Menurutnya, hal itu guna memperingati dan mendoakan para sesepuh dan keluarga alumni serta simpatisan yang sudah wafat terlebih dahulu.
“Semoga dengan adanya istighosah ini, Almarhum bisa mendapatkan syafaat dan dijauhkan dari siksa kubur serta mendapatkan rahmat,” ucapnya.
Disisi lain, Ra Mahrus berharap acara tersebut bisa memberikan barokah dan manfaat kepada alumni dan simpatisan yang sama-sama berjuang untuk memajukan Pondok Pesantren Al Baidhowiyah.
“Semoga alumni dan simpatisan yang hadir dan yang tidak bisa hadir karena jauh selalu mendapatkan pertolongan Allah, dimudahkan urusannya dan dilancarkan rezekinya,” tambahnya.
Selain menggelar haul yang diisi dengan istighosah, acara kali ini juga mengukuhkan Ikatan Alumni dan Simpatisan Al Baidhowiyah yang selanjutnya disingkat (IKSABA) masa bhakti 2023-2025. IKSABA dibentuk guna mengakomodir para alumni yang berada di luar daerah.
Hal tersebut dikatakan oleh ketua umum IKSABA terpilih Ustad Solehuddin. Menurutnya adanya IKSABA ini sebagai bentuk merajut komunikasi dan silaturahmi antar alumni dan simpatisan.
“Mari kita sama-sama jalin komunikasi yang baik demi majunya organisasi ini,” katanya.
Lebih jauh, Ustad Solehuddin memaparkan bahwa tak kalah pentingnya para alumni dan simpatisan untuk terus menjaga nama baik pondok pesantren.
“Tetap jaga nama baik pesantren dimanapun kita berada,” pungkasnya.